--- / --- 00:00 WITA

Puteri Komarudin Dorong UMKM Manfaatkan E-Katalog Pemerintah

Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin saat kegiatan Diseminasi Kebijakan Penyelenggaraan Katalog Elektronik Versi 6 di Kabupaten Bekasi. Foto: Ist/vel

Lokapalanews.id | Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin mengapresiasi penerapan sistem E-Katalog oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang dinilai mampu meningkatkan efisiensi belanja negara sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Berdasarkan data LKPP, pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui E-Katalog mencatat efisiensi rata-rata 17,11 persen, setara lebih dari Rp30 triliun per tahun. Saat ini, terdapat 18,9 juta produk tayang dengan nilai transaksi mencapai Rp56,03 triliun.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

“Tentunya saya mendukung inovasi ini. Namun, transisi sistem perlu dipastikan berjalan mulus agar tidak menyulitkan pengusaha mikro dan koperasi. Karena itu, saya mengajak UMKM memanfaatkan sistem ini agar produk mereka bisa terserap dalam belanja pemerintah,” ujar Puteri dalam kegiatan Diseminasi Kebijakan Penyelenggaraan Katalog Elektronik Versi 6 di Kabupaten Bekasi, Senin (13/10/2025).

Sekretaris Utama LKPP, Iwan Herniawan, menegaskan bahwa penerapan E-Katalog merupakan bagian dari transformasi digital dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. “Reformasi pengadaan menjadi keharusan di era transparansi ini. Transformasi dilakukan dari sisi regulasi hingga teknologi melalui digitalisasi pengadaan,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Ida Farida, menyebut Pemkab Bekasi terus mendorong partisipasi pelaku usaha lokal melalui program Bekasi Berani Beli yang telah terintegrasi dengan E-Katalog. “Tahun 2024, nilai transaksi melalui program ini mencapai sekitar Rp100 miliar,” kata Ida.

Kegiatan ini juga dihadiri pejabat LKPP dan sekitar 200 pelaku UMKM dari Kabupaten Bekasi. *R103

Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."
Baca juga:  KAI Tambah Vending Machine untuk Isi Ulang KMT Secara Mandiri