--- / --- 00:00 WITA

Strategi Ampuh Pemerintah Genjot Wisata Kebugaran

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat meluncurkan "Wonderful Indonesia Wellness 2025" di Gedung Sapta Pesona, Jakarta. Program ini dirancang untuk mempromosikan wisata kebugaran Indonesia, khususnya di Jawa Tengah dan DIY, ke pasar internasional.

Lokapalanews.id | Jakarta – Pemerintah secara serius menggarap potensi wisata kebugaran (wellness tourism) melalui inisiatif “Wonderful Indonesia Wellness 2025”. Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, memperkenalkan program ini sebagai strategi baru untuk menjadikan Indonesia tidak hanya sebagai destinasi indah, tetapi juga pusat pemulihan dan ketenangan bagi wisatawan.

“Wonderful Indonesia Wellness 2025” akan digelar pada 1-30 November 2025 di Surakarta dan Yogyakarta. Acara ini menggabungkan dua festival besar, yaitu Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) 2025 dan Royal Surakarta Wellness Festival (RSWF). Langkah ini diharapkan mampu mengangkat tradisi wellness Kerajaan Mataram ke kancah global.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

Menteri Widiyanti menegaskan, di tengah dunia yang makin sibuk, banyak orang mencari terapi herbal, healthy dining, dan pengalaman spiritual. “Inilah peluang bagi Indonesia untuk memperkenalkan diri sebagai negeri yang menyehatkan, menenangkan, dan menginspirasi,” kata Widiyanti saat peluncuran di Jakarta, Rabu (17/9/2025).

Indonesia punya posisi unik dalam wellness tourism global. Berdasarkan data Global Wellness Institute (GWI), Indonesia menjadi penyumbang nilai wellness economy tertinggi di Asia Tenggara pada 2023, dengan angka mencapai 56,4 miliar dolar AS. Di Asia Pasifik, Indonesia menempati urutan ke-6 dan mencatat pertumbuhan tertinggi ke-3.

Vinsensius Jemadu, Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Kemenpar, menambahkan bahwa acara ini dirancang sebagai signature event tahunan. Tujuannya adalah menjadikan Indonesia pusat event kebugaran kelas dunia.

Sementara itu, GKR Bendara dari BPPD DIY menjelaskan, tradisi wellness di Yogyakarta berakar pada falsafah hidup yang menekankan keseimbangan antara manusia dan alam. Senada, GRAy Putri Purnaningrum dari Keraton Surakarta menuturkan, wellness adalah cara untuk menyembuhkan dan menghargai diri sendiri di tengah kesibukan hidup. *R104