--- / --- 00:00 WITA

DPR Soroti Ancaman Produk Ilegal dan “Predatory Pricing”

Anggota Komisi VII DPR RI, Muhammad Hatta, saat mengunjungi produsen speaker CV Sinar Baja Electric di Surabaya. Ia menyoroti ancaman produk ilegal dan predatory pricing yang merugikan industri nasional.

Lokapalanews.id | Surabaya – Anggota Komisi VII DPR RI, Muhammad Hatta, menyoroti ancaman produk ilegal dan predatory pricing yang merusak daya saing industri nasional. Hal ini disampaikan Hatta usai kunjungan ke produsen speaker CV Sinar Baja Electric di Surabaya, Kamis (28/8/2025).

Menurut Hatta, maraknya produk ilegal yang tidak membayar pajak menciptakan persaingan tidak sehat dan menghambat industri lokal untuk berkembang. Produk-produk ini dapat menekan harga pasar hingga di bawah biaya produksi, praktik yang dikenal sebagai predatory pricing.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

“Ketika industri kita tidak bisa bertahan menghadapi produk ilegal yang tidak membayar pajak, itu akan menghambat mereka untuk berkembang lebih besar,” ujar Hatta.

Untuk mengatasi masalah ini, ia mengusulkan pembentukan lembaga perlindungan industri. Hatta juga berharap pemerintah dapat memberikan subsidi kepada produk-produk lokal yang memiliki potensi ekspor, agar mampu bersaing di pasar global seperti yang dilakukan negara lain.

“Produk-produk kita yang bisa kita jual ke luar negeri juga harus disubsidi oleh pemerintah kita, supaya kita bisa bersaing dengan negara lain,” katanya. *R103

Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."
Baca juga:  Efisiensi Anggaran Daerah Berisiko Bikin Ekonomi Ambles