Lokapalanews.id | Denpasar – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menjamin stok dan distribusi LPG 3 Kg di wilayah Bali aman terkendali. Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan hanya membeli gas bersubsidi ini di pangkalan resmi agar tetap tepat sasaran. Komitmen ini ditegaskan sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
Pihak Pertamina terus berkoordinasi intensif dengan berbagai instansi, seperti Disperindag, pemerintah daerah, Hiswana Migas, dan aparat penegak hukum, untuk memastikan pengawasan distribusi berjalan optimal. Langkah ini diambil untuk mencegah penimbunan dan penyalahgunaan LPG 3 Kg yang seharusnya dinikmati oleh masyarakat yang berhak.
Menurut Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, pihaknya berkomitmen penuh dalam menyalurkan produk subsidi ini secara tepat sasaran. Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu membeli LPG 3 Kg di pangkalan resmi dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Sebagai bagian dari strategi optimalisasi penyaluran, Pertamina telah menyediakan sub pangkalan untuk mempermudah akses masyarakat. Hingga Juli 2025, penyaluran LPG 3 Kg di Bali sudah mencapai 138.842 metrik ton, atau sekitar 60% dari total kuota subsidi yang ditetapkan pemerintah.
Di Bali, Pertamina didukung oleh 123 agen dan 4.792 pangkalan aktif yang beroperasi untuk menjamin distribusi berjalan lancar. Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok dalam kondisi aman.
Ahad Rahedi juga mengajak masyarakat untuk bijak menggunakan LPG subsidi sesuai peruntukannya. Jika ditemukan harga yang tidak wajar atau kendala distribusi, masyarakat dapat melaporkannya melalui Pertamina Call Center 135. *pri






