Lokapalanews.id | Medan – Pemerintah berkomitmen penuh menjaga stabilitas harga beras di pasaran dengan menggelontorkan jutaan ton beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini diambil untuk memastikan stok beras aman dan menekan laju kenaikan harga.
Hingga 14 Agustus 2025, penyaluran beras SPHP telah mencapai 26,3 ribu ton. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan, di mana realisasi harian melonjak dari 2 ribu ton menjadi 3-4 ribu ton.
“Kami pastikan stok beras aman. Bulog melaporkan masih ada 3,9 juta ton stok beras. Jadi, masyarakat tidak usah khawatir,” kata Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), dilansir InfoPublik.id, Rabu (20/8/2025).
Zulhas menargetkan penyaluran beras SPHP bisa mencapai 10 ribu ton per hari. Ia juga meminta agar beras tersebut segera dikucurkan ke pasar-pasar untuk memudahkan akses masyarakat. Selain SPHP, pemerintah juga terus menyalurkan bantuan pangan beras kepada 18,27 juta keluarga penerima manfaat.
Realisasi penyaluran bantuan pangan sudah mencapai 91,2 persen dari target 365,5 ribu ton. Meskipun demikian, masih ada tantangan geografis di beberapa wilayah Indonesia Timur yang membuat penyaluran belum maksimal. *R102






