--- / --- • 00:00 WITA

Pariwisata Bali Perlu Insentif Khusus, Banggar DPR Ungkap Strategi Ini

Wakil Ketua Banggar DPR RI Muhidin Mohamad Said saat Kunjungan Kerja ke Provinsi Bali di Gedung Wisma Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (2/10/2026).

Lokapalanews.id | Denpasar – Badan Anggaran DPR RI mendorong penguatan infrastruktur pariwisata di Bali demi mengerek kualitas layanan sekaligus memperpanjang durasi tinggal wisatawan. Langkah ini dinilai krusial agar perputaran ekonomi daerah makin masif dan berdampak langsung ke sektor kerakyatan.

Wakil Ketua Banggar DPR RI Muhidin Mohamad Said menyatakan, orientasi pariwisata Pulau Dewata kini harus bergeser dari sekadar mengejar volume kunjungan ke aspek kualitas. Durasi inap yang panjang otomatis mendongkrak omzet UMKM hingga tingkat keterisian hotel.

“Kalau hanya jumlahnya tetapi tinggalnya kurang, UMKM-nya juga bisa mandek,” ujar Muhidin dalam kunjungan kerja di Gedung Wisma Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (2/10/2026). Pihaknya bahkan membuka opsi pemberian insentif khusus guna mengakselerasi pembangunan daerah tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua Banggar DPR RI Wihadi Wijanto menyoroti pentingnya penguatan ruang fiskal daerah lewat sokongan APBN. Pemerintah daerah dapat memanfaatkan instrumen Dana Bagi Hasil kurang bayar untuk menggenjot pembangunan fisik mulai tahun 2027.

“Kementerian Keuangan dibuka ruang untuk komunikasi hal seperti itu,” kata Wihadi menjelaskan skema pembiayaan proyek jalan hingga fasilitas kesehatan. Alokasi anggaran PPPK paruh waktu senilai Rp23 triliun secara nasional juga disiapkan guna meringankan beban fiskal daerah. *R102

Baca juga:  Pemerintah Jamin Tak Ada Penyekatan Demonstran Jakarta
Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."