Lokapalanews.id | Badung – Kepolisian Daerah (Polda) Bali tengah mendalami kasus dugaan penculikan, penyiksaan, serta pemerasan yang menimpa seorang warga negara asing (WNA) asal Ukraina berinisial IK (28). Peristiwa yang dilaporkan terjadi di wilayah Kuta Selatan, Kabupaten Badung, pada Minggu (15/2) dini hari tersebut kini menjadi fokus tim gabungan setelah video pengakuan korban viral di media sosial.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Ariasandy, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi terkait insiden ini di Polsek Kuta Selatan. Laporan tersebut masuk pada tengah malam melalui rekan korban segera setelah peristiwa mencuat. Dalam video yang beredar, IK mengaku diculik dan disiksa oleh sekelompok orang, bahkan para pelaku diduga meminta uang tebusan dalam jumlah fantastis mencapai USD 10 juta.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Polda Bali menurunkan tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Kuta Selatan, Polresta Denpasar, dan Polda Bali untuk melakukan penyelidikan menyeluruh. Sejauh ini, kepolisian telah memeriksa sekitar 10 orang saksi guna menggali keterangan lebih mendalam terkait kronologi dan keberadaan para pelaku. Langkah-langkah teknis seperti olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pengumpulan data lapangan juga terus dilakukan secara intensif.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian sebagai bagian dari upaya mengungkap motif di balik tindakan kriminal tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokumen perjalanan dan visa, korban berinisial IK diketahui berada di Pulau Dewata murni untuk tujuan berlibur. Hingga saat ini, penyidik masih bekerja ekstra untuk mencocokkan keterangan saksi dengan bukti fisik yang ada demi memastikan validitas pengakuan korban dalam video tersebut.
Kombes Ariasandy menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan aparat keamanan sedang mendalami setiap petunjuk yang ada untuk mengungkap identitas serta keberadaan sindikat yang terlibat. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi atau menyebarkan spekulasi yang dapat mengganggu proses hukum yang sedang berjalan.
Keamanan wisatawan mancanegara tetap menjadi prioritas utama Polda Bali, terutama di kawasan wisata strategis seperti Kuta Selatan. Kepolisian berkomitmen menuntaskan kasus ini secara transparan guna menjaga citra pariwisata Bali tetap kondusif dan aman bagi para pendatang. Fokus penyelidikan saat ini diarahkan pada pembuktian unsur kekerasan dan pemerasan yang disangkakan dalam laporan awal tersebut.
Pihak otoritas terus berupaya mengumpulkan bukti tambahan dan memperkuat keterangan dari para saksi kunci. Kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan jumlah tebusan yang sangat besar dan memberikan dampak terhadap persepsi keamanan digital maupun fisik di kawasan wisata. Kepolisian berjanji akan memberikan pembaruan informasi secara berkala seiring dengan ditemukannya titik terang dalam proses penyidikan lapangan. *R103






