--- / --- 00:00 WITA

DPR Kritik Sekolah: Hentikan Obsesi Nilai Rapor di Masa Bencana

Anggota Komisi X DPR RI Ratih Megasari Singkarru mengkritik sekolah di wilayah bencana yang memaksakan Ujian Akhir Semester dan meminta penghentian obsesi terhadap nilai rapor.

Lokapalanews.id | Anggota Komisi X DPR RI Ratih Megasari Singkarru menyampaikan kritik keras terhadap sekolah-sekolah di wilayah terdampak bencana yang tetap memaksakan pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS). Ratih menilai tindakan tersebut menunjukkan hilangnya empati pendidikan di tengah kondisi darurat.

Dalam Rapat Kerja dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Ratih mengaku prihatin mendengar laporan bahwa UAS tetap digelar meskipun guru masih sibuk membersihkan lumpur dan siswa kehilangan seragam serta buku pelajaran.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

“Sekolah bukan mesin administrasi, sekolah adalah ruang kemanusiaan, tempat anak belajar merasakan, memahami, dan juga bertindak. Ketika sekolah kehilangan empati, maka ia telah kehilangan tujuan keberadaannya,” tegas Ratih di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (8/12/2025).

Politisi Fraksi Partai NasDem itu mendesak Mendikdasmen mengadopsi pendekatan sekolah darurat yang meniadakan ujian konvensional dan menjadikan pengalaman menghadapi bencana sebagai materi pembelajaran kehidupan, mencontoh model Sekolah Sukma Bangsa.

Ia meminta pemerintah memberikan instruksi tegas kepada dinas pendidikan daerah untuk menghentikan obsesi pada angka rapor dan target kurikulum yang kaku selama masa pemulihan.

Selain aspek kurikulum, Ratih juga memperjuangkan nasib para pendidik korban bencana. Ia mendesak adanya kebijakan afirmasi agar tunjangan sertifikasi guru tetap dapat dicairkan secara penuh, meskipun jam mengajar mereka tidak terpenuhi karena gedung sekolah rusak.

“Jangan sampai mereka kena musibah, tunjangannya terpotong pula karena aturan administrasi,” pungkasnya, menekankan perlunya dukungan penuh bagi para guru yang menjadi korban. *R103

Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."
Baca juga:  BINUS UNIVERSITY Tingkatkan Sinergi Global Lewat QS Higher Ed Summit Asia Pacific 2025