Lokapalanews.id | Mumbai – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali menggenjot promosi pariwisata Indonesia di India. Melalui serangkaian business matching di Kolkata dan Bengaluru, puncaknya Kemenparekraf membuka Paviliun Wonderful Indonesia di ajang pameran business-to-business (B2B), ITB India 2025, yang berlangsung di Jio World Convention Centre, Mumbai, 2-4 September. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat minat pasar India, yang terus tumbuh pesat, terhadap destinasi wisata Indonesia.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Ni Made Ayu Marthini, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan membuka peluang kemitraan baru dan memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi unggulan. Menurutnya, India merupakan salah satu pasar wisatawan mancanegara dengan pertumbuhan tercepat di dunia.
“Event ini menjadi magnet penting bagi industri pariwisata global, mempertemukan pelaku dari sektor MICE, Leisure, Corporate, hingga Travel Technology,” kata Ayu Marthini, Selasa (2/9).
Data Kemenparekraf menunjukkan, India menempati posisi ke-5 sebagai penyumbang wisatawan terbanyak ke Indonesia pada 2024 dengan 710.688 kunjungan. Untuk 2025, targetnya meningkat menjadi 800.000 kunjungan.
Untuk mencapai target itu, Paviliun Wonderful Indonesia di ITB India 2025 tidak hanya mempromosikan Bali, tetapi juga 10 Destinasi Prioritas dan 3 Destinasi Regenerative. Sejumlah pelaku industri pariwisata dari Jakarta dan Bali menawarkan paket wisata berbasis alam, budaya, dan pengalaman mendalam.
Pengunjung juga diajak merasakan pengalaman berbeda di paviliun. Salah satunya, mencicipi jamu modern dari Acaraki, serta berpartisipasi dalam aktivitas kreatif seperti menatah dan mengarsir batik.
“Pendekatan ini menunjukkan bagaimana warisan budaya Indonesia dapat dikemas secara modern, sehat, dan relevan dengan tren wellness tourism bagi pengunjung internasional,” tutup Ayu Marthini. *R104






