--- / --- 00:00 WITA

Ekonomi RI Solid: Inflasi Terkendali, Surplus Dagang Berlanjut

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan keterangan pers terkait indikator ekonomi makro Indonesia yang menunjukkan tren positif.

Lokapalanews.id | Jakarta – Ekonomi Indonesia menunjukkan ketangguhan dengan tiga indikator makro yang positif. Inflasi Agustus 2025 tetap terkendali, PMI Manufaktur kembali ekspansi, dan neraca perdagangan surplus selama 63 bulan berturut-turut. Ini mencerminkan optimisme pelaku usaha yang terus menguat.

Inflasi Agustus tercatat deflasi 0,08% (mtm) atau inflasi 2,31% (yoy), didukung inflasi inti yang terjaga. Deflasi ini dipengaruhi oleh melimpahnya pasokan komoditas pangan seperti cabai dan tomat, serta penurunan harga BBM nonsubsidi dan diskon tiket pesawat. Pemerintah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) terus memastikan ketersediaan pasokan, terutama beras.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

Tren positif juga terlihat dari neraca perdagangan, yang pada Juli 2025 surplus USD4,17 miliar. Surplus ini didukung kinerja ekspor yang membaik dan naiknya permintaan dari mitra dagang utama seperti Tiongkok, AS, dan India. Impor bahan baku dan barang modal juga naik, mengisyaratkan pertumbuhan ekonomi nasional yang berlanjut.

Yang paling menonjol, PMI Manufaktur Indonesia naik signifikan ke 51,5 pada Agustus, kembali ke zona ekspansi setelah empat bulan kontraksi. “Kembalinya PMI manufaktur ke zona ekspansi menunjukkan terus membaiknya kondisi ekonomi domestik dan optimisme pelaku usaha,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. *R104

Lokapalanews.id "Penjaga informasi di tengah bisingnya disinformasi. Kami berdiri untuk kebenaran yang terverifikasi."
Baca juga:  GPU Nvidia Dinilai Masih Tak Tertandingi, BofA Soroti Jarak Teknologi dengan Pesaing