--- / --- 00:00 WITA

Bendera One Piece bukan Simbol Separatis

Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh.

Lokapalanews.id | Jakarta – Sikap Presiden Prabowo Subianto yang tidak reaktif terhadap pengibaran bendera bajak laut “One Piece” di tengah masyarakat mendapat apresiasi dari Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh. Menurutnya, hal ini menunjukkan kedewasaan Presiden dalam membaca ekspresi publik.

Dalam keterangan resminya, Oleh Soleh menilai sikap Prabowo adalah bentuk kenegarawanan yang matang. Presiden Prabowo menunjukkan ketenangan dalam menghadapi fenomena pengibaran bendera yang berasal dari serial manga dan anime populer tersebut.

Eksplorasi Konten Baca Tulisan Mendalam & Cerita Pilihan Kami

Ia tidak bersikap represif, melainkan memilih untuk tidak menganggapnya sebagai ancaman serius terhadap negara.

Oleh Soleh mengapresiasi sikap ini dan menjelaskan bahwa bendera “One Piece” tidak memiliki dimensi ideologis atau separatis.

Politisi Fraksi PKB ini menambahkan, bendera tersebut hanya dimaknai sebagai simbol seni populer atau fandom. Presiden Prabowo menyampaikan sikapnya melalui Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, yang menegaskan tidak merasa terganggu dengan keberadaan bendera tersebut.

Oleh Soleh menekankan bahwa selama bendera itu tidak dikibarkan lebih tinggi dari Bendera Merah Putih, tidak ada pelanggaran serius. Hal ini berbeda dengan bendera Bintang Kejora di Papua atau Bulan Bintang di Aceh yang memiliki makna simbolik kuat.

Oleh Soleh berpendapat pendekatan ini mirip dengan kebijakan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) terhadap bendera Bintang Kejora.

Menurutnya, pendekatan represif justru bisa mengubah makna bendera dari sekadar hiburan menjadi simbol perlawanan.

Oleh Soleh mendorong pemerintah untuk melakukan counter-narasi kultural dengan memperbanyak kegiatan positif bertema nasionalisme, khususnya di bulan kemerdekaan, untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air.

Fenomena pengibaran bendera ini marak seiring meningkatnya konsumsi budaya populer Jepang di kalangan remaja Indonesia. *R101

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *